Panduan operasional lengkap

Alur kerja SDL Inventory dari barang datang sampai barang keluar

Dokumen ini membantu tim menjelaskan sistem kepada client dengan bahasa sederhana. Setiap proses menunjukkan siapa yang bertugas, kapan stok berubah, dan hasil apa yang diterima oleh role berikutnya.

Workflow v4 Waktu UTC+7 Satuan mm, kg, pcs Web + Mobile
Physical128 pcs
Reserved24 pcs
Available104 pcs
AS Hexagonal SS30472 pcsTersedia
AS Square SS20132 pcsSebagian
Plat Aluminium24 pcsProses
01. Gambaran besar

Satu data mengikuti barang fisik sepanjang proses

Produk adalah katalog spesifikasi. Bundle adalah barang fisik. QR Bundle menghubungkan barang fisik dengan stok, Picking Order, pekerjaan gudang, dokumen, dan Audit Log.

1

Admin mencatat barang masuk

Admin mengisi invoice supplier, data bundle, dan mengunggah Packing List. Nomor Bundle terbentuk dari invoice dan urutan bundle.

Admin
2

Staff crosscheck barang fisik

Staff membandingkan data dengan barang di gudang. Staff hanya memberi catatan dan tidak mengubah data Admin.

Staff
3

Admin finalisasi, Owner aktivasi

Admin memperbaiki data bila diperlukan. Owner menjadi satu-satunya role yang membuat bundle masuk ke stok aktif.

Admin + Owner
4

Admin menerbitkan Picking Order

Saldo Available langsung direservasi agar barang yang sama tidak dijanjikan kepada customer lain.

Admin
5

Staff menyiapkan atau memproses barang

Staff memindai satu atau beberapa QR Bundle sampai target terpenuhi, lalu menjalankan pekerjaan sesuai jenis order.

Staff
6

SPV memeriksa, Admin Complete

SPV memastikan barang siap. Complete membuat Invoice, Surat Jalan, movement outbound, dan Audit Log secara atomik.

SPV + Admin
02. Pembagian kerja

Setiap role melihat tugas yang memang menjadi tanggung jawabnya

Permission diterapkan pada menu, halaman, tombol, API, dan download dokumen.

Admin

Pengendali dokumen

Inbound, koreksi, finalisasi, Picking Order, Complete, master data, laporan, dan audit.

Staff

Pelaksana fisik

Crosscheck, scan bundle, persiapan, potongan, produksi, label, dan opname.

SPV

Pemeriksa hasil

Inspeksi retur, pemeriksaan kesiapan, dan pemeriksaan hasil proses.

Owner

Otorisasi stok

Aktivasi bundle baru, pemantauan risiko, laporan, dan manajemen pengguna.

03. Dasar stok

Saldo fisik, reservasi, Hold, dan tersedia

Perubahan reservasi atau Hold tidak sama dengan barang fisik keluar dari gudang. Hold melekat pada bundle fisik, bukan seluruh nama produk. Karena itu bundle lain dengan produk yang sama tetap dapat dipakai bila eligible.

Physical100 pcsJumlah barang yang secara fisik masih berada di gudang.
Reserved25 pcsBagian stok yang sudah dijanjikan ke Picking Order aktif.
Hold10 pcsBundle yang sedang dikerjakan atau menunggu pemeriksaan.
Available65 pcsSaldo yang masih boleh ditawarkan untuk pesanan baru.
Available = Physical - Reserved - Hold. Jika satu produk memiliki 3 bundle dan 1 sedang Hold, pemilih tetap menampilkan produk dengan 2 bundle bebas. Untuk barang utuh, konsumsi 10 dari 100 pcs menurunkan berat saldo secara proporsional; berat timbang hasil hanya menjadi data aktual dan audit.
04. Barang masuk

Dari Packing List menjadi stok aktif

Crosscheck Staff hanya satu kali. Setelah itu Admin dapat mengoreksi dan langsung memfinalisasi tanpa mengirim dokumen kembali ke Staff.

Draft Admin→ Crosscheck Staff→ Finalisasi Admin→ Aktivasi Owner→ Aktif
1

Isi dokumen

Isi tanggal masuk, supplier, invoice supplier, attachment Packing List, dan catatan dokumen.

2

Tambahkan bundle

Invoice supplier menjadi awalan Nomor Bundle. Sistem memulai urutan 001, 002, dan seterusnya; Admin dapat mengoreksi nomor selama tetap unik.

3

Crosscheck Staff

Staff melihat data read-only dan memberi catatan jika fisik tidak sesuai.

4

Finalisasi dan aktivasi

Admin mengoreksi, kemudian Owner mengaktifkan seluruh bundle dalam satu transaksi.

Data setiap bundle

  • Bundle Number dan produk
  • Grade, size, material, dan Heat Number
  • Qty, panjang, lebar, dan berat aktual
  • Surface, mutu, dan catatan
  • Asal barang masuk manual: Baru atau Retur
  • Avalan, Scrap, dan Produksi dibuat sistem dari Produksi Internal

Brand otomatis mengikuti default Brand supplier. Bundle belum menambah stok Available sebelum aktivasi Owner.

05. Identitas fisik

Satu QR mewakili satu bundle fisik

Label dapat dicetak sejak Draft Admin. Sebelum aktif, label tetap menunjukkan bahwa bundle menunggu aktivasi.

PL-SDL-2026-001
QR BUNDLE
ProdukAS Hexagonal SS304
Grade / SizeSS304 / 1/2 inci
HeatHEAT-007
Qty20 pcs
Panjang6.000 mm
Berat100 kg

Fungsi QR Bundle

  • Membuka detail stok yang tepat, bukan hanya master produk.
  • Memastikan Staff memindai barang fisik yang benar.
  • Menghubungkan Heat Number, saldo, order, movement, dan Audit Log.
  • Dapat dibaca kamera HP maupun scanner yang mengirim teks.

QR hanya menyimpan URL dengan Bundle Number unik. Informasi stok selalu dibaca dari server agar tetap mutakhir.

06. Picking Order

Pesanan customer langsung mengunci saldo Available

Nomor Pre-Order diisi manual dan wajib unik. Nomor Picking Order internal dibuat otomatis oleh sistem.

1

Admin membuat draft

Pilih customer, nomor Pre-Order, jadwal, metode, alamat, instruksi, produk, dan pekerjaan Reguler, Potongan, atau Customer Process. Admin tidak menentukan Bundle Number.

Belum reservasi
2

Admin menerbitkan

Sistem memeriksa Available dan membuat reservasi produk secara atomik.

Available berkurang
3

Staff scan multi-bundle

Admin memilih produk dan target, bukan Nomor Bundle. Staff bebas memindai bundle aktif dengan produk yang sama sampai target terpenuhi. Pada PO campuran, satu bundle fisik dapat dibagi antara Reguler dan Customer Process dengan produk sama; alokasi ganda pada item yang sama, over-scan, bundle tidak aktif, bundle terikat order lain, dan produk yang salah ditolak.

Physical belum keluar
4

SPV dan Complete

Setelah pemeriksaan SPV, Admin Complete. Invoice, Surat Jalan, outbound movement, dan pengurangan Physical dibuat bersama.

Transaksi final
07. Reguler

Barang disiapkan tanpa proses fisik tambahan

Draft→ Diterbitkan→ Disiapkan Staff→ Diperiksa SPV→ Complete Admin

Yang dilakukan Staff

Pilih item order, scan satu atau beberapa bundle, isi nilai aktual bila diperlukan, lalu kunci Alokasi bundle sebagai Hold.

Yang dilakukan sistem

Berat rencana dihitung dari berat standar produk 6.000 mm. Complete mengurangi saldo fisik tepat satu kali.

08. Potongan

Potongan multi-segmen dapat dilanjutkan tanpa scan ulang

Staff dapat menerima beberapa tugas potong sekaligus. Satu batang sumber dapat menghasilkan beberapa potong; setiap tugas tetap tersimpan di server dengan statusnya.

Menunggu Staff→ Sedang Dipotong→ Selesai Dipotong→ Menunggu SPV→ Complete
1

Scan dan mulai

Staff scan bundle. Status berubah menjadi Sedang Dipotong, allocation tersimpan, dan saldo sumber berkurang sebesar estimasi request.

2

Minimalkan workspace

Staff dapat kembali ke daftar tugas dan memulai pekerjaan potong lain. Workspace server tetap tersimpan dan tugas pertama tidak mengulang scan.

3

Isi hasil aktual per segmen

Isi jumlah batang yang diproses, qty dan panjang setiap segmen, material terpakai, susut, berat timbang, dan catatan selisih. Qty batang sumber berbeda dari Qty potongan hasil.

4

Rekonsiliasi

Sistem menyesuaikan selisih estimasi dan aktual, lalu meneruskan pekerjaan ke SPV.

09.41Online
SEDANG DIPOTONG
PO-20260802-01

Bundle PL-007-003 sudah tersimpan. Buka kembali setelah pekerjaan fisik selesai.

01
Request3 hasil x 1.000 mm
3.000 mm
02
Saldo awalAS Hexagonal SS304
6.000 mm
03
Langkah berikutnyaIsi hasil aktual saat selesai
Buka tugas
DashboardStokScanRiwayatAkun
Complete Potongan tidak mengurangi saldo sumber lagi. Pengurangan terjadi saat pekerjaan mulai, lalu hanya direkonsiliasi saat selesai. Jika hasil fisik dipisahkan, bundle sisa baru tetap terhubung ke bundle sumber.
09. Customer Process

Barang customer melewati pemeriksaan kesiapan dan hasil

Surface adalah kondisi awal. Finishing adalah pekerjaan yang diminta customer.

Admin membuat order→ Staff menyiapkan→ SPV cek kesiapan→ Admin mulai dan selesai proses→ SPV cek hasil→ Complete

Data request

Produk, Grade, Tebal, Panjang, Lebar, Berat, Qty, Surface awal, dan Finishing.

Pekerjaan fisik

Dikerjakan Staff atau vendor. Admin hanya mengubah status proses berdasarkan informasi operasional.

Kontrol SPV

SPV memeriksa sebelum proses dan setelah proses, tanpa mengubah Surface atau Finishing.

10. Produksi Internal

Bahan baku keluar, hasil produksi kembali sebagai bundle baru

Produksi Internal tidak memiliki customer atau nomor Pre-Order dan tidak dapat dicampur dengan order customer. Admin merencanakan kebutuhan produk dan hasil utama; Staff menentukan bundle fisik serta hasil aktual di lapangan.

1

Admin merencanakan bahan dan hasil utama

Admin memilih produk bahan dari stok Available; bundle yang sedang Hold tetap dikecualikan dari pilihan. Untuk Plat, Admin mengisi Tebal, Lebar, dan Panjang; sistem menyarankan Qty dan menghitung estimasi berat. Rencana output Admin hanya boleh berupa hasil utama. Ringkasan juga menunjukkan berapa bundle produk yang sedang Hold.

Draft
2

Staff memilih bundle sumber

Staff memilih satu atau beberapa Bundle Number fisik yang eligible. Jika satu bundle dengan produk sama sedang Hold karena PO customer, bundle lain yang bebas tetap dapat dipilih. Periksa saldo, supplier, dan Heat Number; bundle Scrap tidak dapat dipilih sebagai bahan.

Disiapkan
3

Produksi dimulai

Setelah sumber dikonfirmasi, saldo bahan berkurang satu kali berdasarkan Qty dan bundle sumber tetap memiliki lineage serta Hold sampai hasil dikonfirmasi Admin.

Saldo berkurang
4

Staff mengisi hasil aktual

Staff mempertahankan hasil utama, lalu menambah atau menghapus Avalan dan Scrap sesuai hasil fisik. Setiap output memilih satu kelompok supplier/Heat yang seragam dan tertaut ke sumber.

Hasil aktual
5

Admin memeriksa atau meminta revisi

Admin membaca kapasitas, berat timbang, variance, dan lineage. Jika ada koreksi, gunakan Minta Revisi; Staff mengirim versi baru tanpa konsumsi stok ganda.

Review
6

Admin konfirmasi, Owner aktivasi

Sistem membuat bundle hasil Utama, Avalan, dan Scrap sebagai pending activation. Bila supplier berbeda, Owner mengaktifkan semua inbound hasil; Produksi baru menjadi Aktif setelah seluruh kelompok aktif.

Owner

Hasil utama

Produk yang memang ditargetkan dari kegiatan produksi.

Avalan

Sisa bahan yang masih dapat digunakan untuk produksi berikutnya dan juga dapat dijual.

Scrap

Sisa besi yang tidak digunakan lagi sebagai bahan produksi. Setelah aktif, Scrap hanya dapat dijual melalui PO Reguler.

Saldo memakai tiga satuan: Qty (pcs), panjang (mm), dan berat (kg). Untuk barang utuh, Qty menjadi anchor; panjang nominal tetap selama masih ada batang dan berat saldo dihitung proporsional. Shortcut ft hanya berlaku untuk input dimensi: 1 ft = 304,8 mm.
11. Retur Customer

Barang retur tidak langsung masuk stok

Dokumen tanda terima wajib diunggah. SPV menentukan apakah barang layak dilanjutkan.

Admin membuat retur→ SPV inspeksi→ Admin membuat dan memfinalisasi inbound→ Owner aktivasi

SPV menjadi pemeriksa fisik tunggal

Retur tidak dikirim ke Staff untuk crosscheck kedua. Jika ditolak SPV, proses berhenti dan tidak menghasilkan stok. Jika layak, Admin membuat serta memfinalisasi inbound Retur agar Owner dapat mengaktifkan Bundle Number baru.

12. Stok Opname

Cocokkan sistem dengan kondisi fisik gudang

Mulai sesi

Staff membuka satu sesi opname untuk gudang.

Scan bundle

Nilai aktual hanya diisi bila berbeda dari data sistem.

Selesaikan

Bundle yang tidak dipindai ditandai tidak ditemukan untuk ditinjau Admin.

13. Web dan aplikasi mobile

Sumber data sama, pengalaman disesuaikan dengan tempat kerja

Website

  • Form dokumen dan master data lengkap
  • Pemantauan status, finalisasi, laporan, Audit Log, dan print
  • Tabel lebar dengan filter dan pagination server-side

Aplikasi mobile

  • Antrean tugas sesuai role
  • Scan QR Bundle dan input hasil fisik
  • Pull-to-refresh, polling foreground, dan retry aman
13A. Panduan penggunaan aplikasi mobile

Langkah mobile untuk seluruh workflow operasional

Gunakan akun sesuai role. Mobile membaca status dari server; jangan membuat transaksi baru ketika hasil kirim belum diketahui.

Admin

Barang Masuk

  1. Buat dokumen dan bundle dari Admin.
  2. Baca catatan crosscheck per bundle dari Staff.
  3. Koreksi data, simpan, lalu Finalisasi.
  4. Serahkan aktivasi kepada Owner.
Staff

Crosscheck & Picking

  1. Refresh antrean dan buka pekerjaan yang diterbitkan.
  2. Inbound: isi catatan per bundle, tanpa mengubah angka Admin.
  3. Picking: scan beberapa bundle produk yang sama sampai target.
  4. Periksa Alokasi bundle, lalu Kunci sebagai Hold.
SPV

Pemeriksaan

  1. Buka pekerjaan berstatus Hold.
  2. Cocokkan Bundle Number, Heat, Qty, panjang, berat, dan catatan.
  3. Pilih Siap atau Revisi dengan alasan.
  4. Customer Process setelah proses fisik hanya boleh Siap atau Revisi.
Staff

Potongan

  1. Scan bundle sumber dan mulai pekerjaan.
  2. Boleh menutup layar tanpa scan ulang.
  3. Isi Qty batang, Qty potongan, panjang tiap potong, dan berat timbang.
  4. Kirim Selesai Dipotong satu kali untuk rekonsiliasi dan pemeriksaan mobile.
Admin & Staff

Customer Process

  1. Admin membuat request dan menerbitkan order.
  2. Staff menyiapkan bundle, lalu pemeriksaan kesiapan dilakukan melalui aplikasi mobile.
  3. Admin menjalankan tahap proses.
  4. Hasil diperiksa melalui aplikasi mobile, lalu Admin Complete dengan password.
Admin & Staff

Produksi Internal

  1. Admin merencanakan bahan dan hasil utama saja.
  2. Staff memilih bundle sumber dan source group supplier/Heat.
  3. Staff menambah Avalan/Scrap setelah proses fisik.
  4. Admin konfirmasi; Owner mengaktifkan seluruh inbound hasil.
SPV & Owner

Retur, Opname & Aktivasi

  1. SPV memeriksa Retur Customer dan memilih Layak atau Ditolak.
  2. Admin membuat/finalisasi inbound Retur yang Layak.
  3. Staff menjalankan Stock Opname dan mengirim selisih.
  4. Owner mengaktifkan inbound satu kali dengan password/biometrik.

Draft dan validasi form

  1. Produksi Internal dan Retur Customer menyimpan draft form non-sensitif di perangkat.
  2. Setelah aplikasi dibuka kembali, periksa pemberitahuan Draft dipulihkan.
  3. Gunakan Buang draft hanya bila pekerjaan memang tidak dilanjutkan.
  4. Label field tetap tampil meskipun input sudah terisi; error muncul dekat field yang harus diperbaiki.

Jika muncul Revisi, Cancel, atau error jaringan

  1. Baca catatan dan status terbaru sebelum menyentuh tombol aksi.
  2. Revisi: perbaiki data pada transaksi yang sama, lalu kirim ulang.
  3. Cancel sebelum proses melepas Hold; setelah proses wajib melalui rekonsiliasi.
  4. Timeout: refresh detail dan gunakan request yang sama; jangan membuat transaksi pengganti.

Checklist sebelum menutup pekerjaan

  • Status sudah berpindah ke role berikutnya.
  • Qty, panjang, berat, Heat, dan catatan sudah cocok.
  • Bundle sumber dan hasil memiliki lineage.
  • Untuk Produksi, semua inbound hasil sudah diaktifkan Owner sebelum dianggap Aktif.
14. Urutan presentasi

Skenario demo yang mudah diikuti client

Gunakan satu produk, dua bundle, dan satu customer agar hubungan antar-role terlihat jelas.

Masuk sebagai Admin

Buat inbound dua bundle, tunjukkan nomor berurutan dan preview label sebelum aktivasi.

Pindah ke Staff

Buka antrean crosscheck, beri satu catatan, lalu kirim hasil pemeriksaan.

Kembali ke Admin dan Owner

Finalisasi data, kemudian aktivasi sebagai Owner. Tunjukkan stok menjadi Available.

Buat Picking Order

Masukkan nomor Pre-Order, terbitkan, lalu tunjukkan Available berkurang sementara Physical tetap.

Scan sebagai Staff

Scan dua bundle hingga target terpenuhi. Tunjukkan penolakan jika scan produk salah atau melebihi target.

Periksa sebagai SPV

Nyatakan barang siap dan tunjukkan catatan serta seluruh allocation.

Complete sebagai Admin

Tunjukkan Invoice, Surat Jalan, perubahan Physical, Riwayat Audit, dan nomor Pre-Order pada dokumen.

15. Masalah umum

Penjelasan cepat saat pengguna ragu

Mengapa stok Available berkurang sebelum barang dikirim?

Agar stok yang sama tidak dijanjikan kepada dua customer. Barang masih berada secara fisik di gudang, sehingga Physical belum berubah.

Mengapa produk yang sama tetap muncul saat satu bundlenya Hold?

Hold berlaku pada Bundle Number yang sedang dipakai workflow, bukan pada seluruh produk. Produk tetap dapat dipilih melalui bundle lain yang bebas, saldonya valid, dan tidak memiliki reservasi aktif. Jika semua bundle terikat, produk tidak ditampilkan sampai workflow selesai atau dibatalkan.

Mengapa Admin tidak dapat mengaktifkan barang masuk?

Aktivasi adalah otorisasi stok dan hanya dapat dilakukan oleh Owner.

Apakah Staff harus crosscheck ulang setelah Admin mengoreksi?

Tidak. Staff crosscheck satu kali. Koreksi Admin setelah crosscheck tetap dicatat lengkap pada Audit Log.

Mengapa pekerjaan Potongan sudah mengurangi saldo sebelum Complete?

Saat proses potong dimulai, material secara fisik sudah dikonsumsi. Complete hanya menutup dokumen dan tidak mengurangi saldo kedua kali.

Apa perbedaan Avalan dan Scrap?

Avalan masih boleh menjadi bahan produksi berikutnya. Scrap tidak dipakai lagi sebagai bahan produksi, tetapi keduanya dapat dijual setelah menjadi bundle aktif.

Mengapa bundle sumber Produksi masih terlihat setelah dipakai?

Bundle sumber tidak digandakan. Record yang sama tetap tampil dengan saldo terbaru; jika habis, statusnya Habis dan hanya terlihat pada histori. Bundle hasil Utama, Avalan, atau Scrap selalu memiliki Bundle Number baru.

Kapan Produksi dianggap Aktif?

Setelah Admin mengonfirmasi hasil, Owner harus mengaktifkan seluruh inbound hasil. Jika supplier atau Heat berbeda, Produksi tetap menunggu sampai semua kelompok hasil aktif.

Bagaimana jika submit mobile timeout?

Jangan menekan submit berkali-kali atau membuat dokumen baru. Refresh detail, cek status dan riwayat, lalu ulangi request yang sama bila server belum memberi hasil definitif.

Mengapa muncul peringatan "Hold belum berhasil / Target item belum terpenuhi" saat Staff kirim ke SPV?

Bukan bug. Ini adalah validasi integritas sistem. Sistem mencegah pengiriman barang yang kurang timbangan/jumlah ke customer. Pastikan total Qty dan total Berat (kg) dari seluruh bundle yang dialokasikan sudah memenuhi atau sama dengan target PO yang dibuat Admin. Jika PO membutuhkan lebih dari 1 bundle, scan bundle tambahan. Jika fisik hanya 1 bundle namun beratnya berbeda dari estimasi awal PO, edit berat aktual pada keranjang alokasi atau sesuaikan target berat di PO Admin.

Mengapa muncul peringatan "Bundle ini berasal dari sumber di luar prioritas PO" saat scan?

Bukan bug. Ini adalah fitur proteksi agar Staff sadar bahwa asal barang (misal: hasil Produksi Internal, Retur, atau Avalan) berbeda dari prioritas awal yang diatur Admin (misal: Barang Baru Inbound). Staff cukup menekan tombol konfirmasi [Gunakan bundle ini] untuk melanjutkan alokasi.

Mengapa Picking Order Campuran belum muncul di antrean SPV padahal Staff sudah kirim sebagian?

Bukan bug. Pada Picking Order Campuran (yang memiliki kombinasi Reguler, Potongan, dan Customer Process), SPV baru dapat memeriksa dan menyetujui order setelah seluruh lane/item selesai dikerjakan oleh Staff. Jika PO memiliki 2 item (1 Reguler dan 1 Potongan), SPV menunggu hingga item Potongan selesai dipotong fisik oleh Staff.

Bagaimana alur pemotongan jika Picking Order membutuhkan lebih dari 1 batang sumber?

Bukan bug. Mesin potong memproses fisik satu per satu per batang sumber. Staff memindai Batang 1 terlebih dahulu (misal menghasilkan 2 pcs), lalu menyimpannya. Sistem akan memberitahu Staff untuk melanjutkan scan Batang 2 (bisa dari bundle yang sama jika stoknya >1 batang atau bundle baru) untuk memotong sisa target. Setelah seluruh target pcs terpenuhi dan potongan diselesaikan, order otomatis berpindah ke pemeriksaan SPV.

Mengapa saat Admin mengklik Complete Picking Order di website diminta memasukkan password?

Bukan bug. Complete Picking Order adalah aksi transaksi final yang secara atomik menerbitkan Nomor Surat Jalan, Invoice, mencatat mutasi keluar, dan mengurangi saldo fisik (Physical). Verifikasi password Admin berfungsi sebagai otorisasi keamanan ganda dari sistem.

Kapan catatan selisih (Variance Note) wajib diisi saat potong besi?

Bukan bug. Catatan selisih wajib diisi jika panjang fisik aktual batang sumber yang dipotong melebihi saldo sistem (toleransi pabrik hingga 10%) atau jika ukuran/jumlah potongan yang dihasilkan berbeda dari pesanan customer. Catatan ini akan otomatis tercatat pada Riwayat Audit (Audit Log) untuk transparansi.

Mengapa ada tombol "Koreksi Inbound" di web Admin saat barang masuk?

Bukan bug. Fitur Koreksi Inbound memungkinkan Admin mengedit data bundle (tebal, panjang, berat, supplier) jika ada catatan ketidaksesuaian fisik dari Staff saat crosscheck di lapangan, sebelum dokumen difinalisasi dan diajukan ke Owner untuk aktivasi.

Mengapa saldo stok gudang belum berkurang saat Produksi Internal baru diterbitkan?

Bukan bug. Sistem menerapkan sistem Reservasi. Saldo Tersedia (Available) sudah otomatis berkurang sehingga tidak bisa diambil order lain, namun saldo Fisik (Physical) tetap ada sampai Staff benar-benar memulai pengerjaan fisik di gudang (status Processing), di mana mutasi konsumsi bahan akan otomatis dicatat.

Checklist akhir

Sebelum memulai operasional

  • Akun Admin, Staff, SPV, dan Owner sudah dapat login.
  • Supplier, customer, dan produk awal sudah tersedia.
  • Printer A7 dan ukuran label sudah diuji.
  • Kamera HP dapat membaca QR Bundle hasil cetak.
  • Environment web dan API mobile mengarah ke production.
  • Tim memahami perbedaan Physical, Reserved, dan Available.
  • UAT dilakukan dengan data simulasi sebelum saldo riil dimasukkan.